AirAsia Batalkan 18 Penerbangan, Kerugian Belum Dihitung

AirAsia Batalkan 18 Penerbangan, Kerugian Belum Dihitung

- detikFinance
Jumat, 14 Feb 2014 12:39 WIB
AirAsia Batalkan 18 Penerbangan, Kerugian Belum Dihitung
Jakarta - Sebanyak 18 penerbangan AirAsia Indonesia dibatalkan karena letusan Gunung Kelud. Jumlah pembatalan penerbangan ini bertambah dari 15 penerbangan sebelumnya.

Pihak AirAsia Indonesia belum menghitung berapa kerugian yang diderita. Maskapai penerbangan ini masih fokus untuk melayani calon penumpang karena pembatalan ini.

"Kami belum menghitung kerugian. Saat ini kami fokus melayani penumpang yang terkena dampak dari pembatalan penerbangan ini," ujar Manajer Komunikasi AirAsia Indonesia Audrey Progastama Petriny kepada detikFinance, Jumat (14/2/2014).

Adapun 3 penerbangan tambahan yang dibatalkan adalah Yogyakarta-Singapura, Semarang-Kuala Lumpur, dan Surabaya-Bandung.

Sebelumnya, 15 penerbangan yang dibatalkan adalah:

  1. Surabaya-Jakarta
  2. Surabaya-Denpasar
  3. Surabaya-Medan
  4. Surabaya-Semarang
  5. Surabaya-Ujung Pandang
  6. Surabaya-Bangkok
  7. Surabaya-Johor Bahru
  8. Surabaya-Kuala Lumpur
  9. Surabaya-Penang
  10. Surabaya-Singapura
  11. Semarang-Singapura
  12. Yogyakarta-Jakarta
  13. Yogyakarta-Bali
  14. Yogyakarta-Kuala Lumpur
  15. Solo-Kuala Lumpur
AirAsia menawarkan dua opsi yang dapat dipilih oleh penumpang sebagai berikut:

  1. Pemindahan jadwal penerbangan (reschedule) di rute yang sama maksimal 7 hari setelah pembatalan penerbangan tanpa dikenakan biaya.
  2. Credit Shell, yaitu deposit di AirAsia senilai harga tiket yang dapat digunakan untuk pembelian tiket AirAsia lainnya dengan masa berlaku 3 bulan.
Lebih lanjut, pihak AirAsia Indonesia mengatakan para traveler yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi call center di nomor 021 2927 0999. Untuk online, mereka bisa melalui Ask AirAsia di airasia.com/ask atau mengirim pertanyaan melalui formulir online di airasia.com/id/en/e-form.page, live chat dan info dari akun Twitter dan Facebook AirAsia.

(dnl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads