"Di sini ada ratusan stan kain songket dari Sumatera Selatan dan provinsi lainnya, juga batik dari Pulau Jawa dan kain batik lainnya, seperti di Kalimantan hingga ke Pulau Papua lainnya," ungkap Ketua Panitia Adiwastra Nusantara Insana Habibie saat membuka acara di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (19/02/2014).
Acara ini terselenggara atas kerjasama lintas kementerian, seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Di tempat ini juga para pengunjung dapat melihat langsung perajin yang sedang menenun kain dan mengenalkan pewarna alami yang ramah lingkungan.
Menurut Iriana, acara hari ini melibatkan ribuan pelaku usaha Usaha Kecil Menengah (UKM). Selain memperkenalkan produk kain songket dan batik buatan Indonesia, acara ini diharapkan akan menarik minat wisatawan baik lokal maupun internasional langsung ke tempat produksi batik dan kain songket tersebut.
"Kain adat dan batik ini turut mendorong program pariwisata," jelasnya.
(wij/dnl)











































