"Saya menyambut baik pembangunan pabrik PT Semen Tonasa Unit V ini. Insya Allah, yang sekarang kapasitasnya 3,5 juta ton per tahun akan menjadi 6 juta ton," kata SBY saat peresmian di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Rabu (19/2/2014).
SBY mengatakan, pengembangan pabrik semen ini merupakan salah satu indikasi kemajuan pembangunan di Sulsel. SBY bahkan memuji Sulsel sebagai salah satu provinsi yang memiliki kemajuan sangat pesat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden meminta pemerintah dan masyarakat bekerja keras agar Sulawesi Selatan dapat menjadi pusat pertumbuhan di Kawasan Timur Indonesia. "Tanda-tandanya sudah nyata bahwa tidak lama lagi kawasan ini akan menjadi kawasan yang cepat, bahkan salah satu yang tercepat di kawasan kita," ungkapnya.
SBY sempat meminta maaf karena harusnya peresmian pabrik tersebut dilakukan pada Selasa (18/2/2012), namun SBY mengaku dirinya harus mengunjungi korban bencana letusan Gunung Kelud di Kediri.
Soal perkembangan Semen Group Indonesia (SIG) Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebut, sejak diputuskan oleh Presiden SBY untuk menyatukan BUMN semen ke dalam SIG tahun lalu, Indonesia kini menjadi produsen semen terbesar di Asia Tenggara. "Kami sudah memenuhi keinginan Bapak Presiden bahwa Semen Indonesia sejak tahun lalu sudah menjadi produsen semen terbesar di Asia Tenggara," Dahlan menjelaskan.
Selain pabrik semen, diresmikan pula pembangkit listrik berkapasitas 2 x 35 mega watt (MW). Ada juga tiga proyek lainnya, yaitu Proyek Bidang Sumber Daya Air: Bendung Timatoppe, Proyek Bidang Bina Marga: Pembangunan Ruas Jalan Bantaeng-Bulukumba, dan Proyek Bidang Cipta Karya yaitu Ruang Terbuka Hijau Maccini of Indonesia.
Pembangunan proyekpabrik Tonasa V dimulai 24 Februari 2009, sejak berita acara proyek diserahkan sampai saat ini dari PT Semen Gresik Tbk kepada PT Semen Tonasa. Dan untuk mendukung kebutuhan listrik, bersamaan dengan proyek pabrik semen juga dibangun pembangkit listrik dengan kapasitas 2 x 35 MW.
Teknologi yang digunakan pabrik Semen Tonasa unit V ini berasal dari Eropa, yaitu raw material preperation oleh Thyssen Krup (Jerman), pyroprocessing oleh FLSmidth (Denmark), cement finish grinding oleh Loesche (Jerman) dan cement packing and loading oleh claudius peters (Jerman).
Pabrik Semen Tonasa unit V beroperasi secara komersial pada bulan Februari 2013. Sejak saat itu, PT Semen Tonasa beroperasi dengan kapasitas 6,7 juta ton, dan dapat memenuhi kebutuhan semen untuk wilayah timur Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 40 persen.
(ega/dnl)











































