Β
Communications Manager PT Indonesia Air Asia, Audrey Petriny mengatakan ada satu pesawat A320 AirAsia Indonesia yang dikirim dari Tianjin, yaitu PK-AZA yang dikirim pada 7 Desember 2012 lalu. Sampai saat ini PK-AZA merupakan satu-satunya Airbus A320 dari Tianjin yang dikirim ke luar China.
"Tidak ada perbedaan antara A320 dari Toulouse dengan yang diproduksi dari Tianjin. Fasilitas Airbus di Tianjin adalah merupakan Final Assembly Line, jadi hanya merakit modul-modul yang dikirim langsung dari Eropa," katanya di lokasi final assembly line Airbus di Tianjin, China, Jumat (21/2/2014)
Namun terdapat beberapa bagian A320 yang diproduksi di China. Hal ini mirip yang juga dilakukan oleh BUMN PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Bandung, saat memproduksi pesawat terbang di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga 6 Februari 2014, usia pesawat sudah mencapai 4382 jam terbang (flight hours) dan 2848 landing dan take off (cycles).
(hen/ang)











































