Dari pantauan detikFinance di kantor Merpati, Kompleks Gedung Basarnas, Jakarta Pusat, Jumat (28/2/2014), kerusuhan dimulai karena Direktur Utama Merpati Capt. Asep Ekanugraha tak mau menemui perwakilan serikat pekerja.
Saat ada seorang pegawai Merpati ingin keluar dari kantor tersebut, serikat pekerja panas dan tidak membolehkan pegawai yang berpangkat vice president (VP) itu keluar kantor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada satu anggota serikat pekerja yang kesal karena pegawai berpangkat VP tersebut masih bekerja dan tidak mendukung mereka. Bahkan pegawai berpangkat VP tersebut ditonjok atau dipukul salah seorang anggota serikat pekerja.
Setelah kejadian itu, ratusan anggota serikat pekerja memaksa masuk ke ruangan Asep. Akhirnya Asep mau menemui 5 orang perwakilan serikat pekerja termasuk Daryanto.
Pegawai yang melakukan aksi protes itu adalah pilot, pramugari, dan staf. Sejak pukul 14.00 WIB, ratusan anggota serikat pekerja ini berkumpul. Mereka menuntut gaji yang tak kunjung dibayar berbulan-bulan.
(dnl/dru)











































