Keputusan penundaan ini diambil, setelah terjadi pertemuan bipartit tertutup antara manajemen, perwakilan karyawan Merpati, serta disaksikan perwakilan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi di kantor pusat Merpati, Gedung Basarnas, Jakarta, Jumat (28/2/2014).
"Setelah diskusi lama, pembayaran gaji ditunda hingga minggu ke-3 bulan Mei 2014," kata Sekjen Forum Pegawai Merpati Ery Wardhana usai pertemuan bipartit di Kantot Pusat Merpati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Direktur Utama Merpati Capt. Asep Ekanugraha menjelaskan, saat ini kondisi Merpati memang sangat sulit. Dampak dari kesulitan ini adalah puasa gaji pegawai Merpati hingga saat ini.
"Posisi Merpati sulit dan kita nggak bisa andalkan kondisi sekarang saja untuk jalankan perusahaan. Kondisi ini memang perlu dana, apapun alasannya. Rakan-rekan semua sudah puasa bulan ke-3. Ini hal yang sulit," kata Asep.
Asep juga menyampaikan hasil pertemuan antara karyawan dan manajemen, akan disampaikan kepada pemegang saham yaitu Kementerian BUMN. Termasuk meminta percepatan pencairan dana restrukturisasi dan revitalisasi penyelematan Merpati.
"Kita butuh dukungan, butuh transactional fund yang riil. Business plan sudah ada. Itu yang perlu dibantu," jelasnya.
(feb/dnl)











































