Ini Dia Negara yang Biasa Tampung Tambang Mentah dari RI

Ini Dia Negara yang Biasa Tampung Tambang Mentah dari RI

- detikFinance
Rabu, 05 Mar 2014 11:02 WIB
Ini Dia Negara yang Biasa Tampung Tambang Mentah dari RI
Jakarta - Pemerintah telah memberlakukan pelarangan ekspor mineral dalam bentuk mentah sejak 12 Januari 2014. Kegiatan yang sering disebut 'ekspor tanah air' tersebut dimungkinkan tidak terjadi lagi. Negara mana yang biasa menampung tambang mentah Indonesia?

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kegiatan ekspor tambang mentah yang sempat masih terjadi selama 11 hari (1-11 Januari) di 2014, sebelum kegiatan ini dilarang. Ada tambang mentah sebanyak 7,4 juta ton atau senilai US$ 291,8 juta yang diekspor.

"Sampai tanggal 11 Januari masih ada. (Setelah itu) nol, tidak ada. Pokoknya dari tanggal 12 itu sudah tidak ada sama sekali," ungkap Direktur Statistik Distribusi BPS Titi Kanti Lestari seperti dikutip detikfinance, Rabu (5/3/2014)

Tujuan terbesar dari ekspor mentah ini adalah China dengan volume 7,2 juta ton atau senail US$ 178,9 juta. Tahun 2012 lalu total ekspor tambang ke China mencapai 84,3 juta ton dengan nilai US$ 2,4 miliar.

Namun di 2013, ekspor tambang melonjak drastis menjadi 137,7 juta ton atau US$ 3,6 miliar. Lonjakan ini diduga karena akan diberlakukannya aturan pelarangan ekspor tambang mentah.

Selain China, ada beberapa negara lainnya yang menjadi tujuan ekspor di Januari, berikut rinciannya:

1. Jepang dengan volume 96.208 ribu ton atau US$ 27,2 juta
Tahun 2012 : volume 2,2 juta ton atau US$ 1,1 miliar
Tahun 2013 : volume 2,6 juta ton atau US$ 1,01 miliar

2. Hong Kong dengan volume 15 ton atau US$ 8200
Tahun 2012 : volume 447.334 ton atau US$ 12,2 juta
Tahun 2013 : volume 651.367 ton atau US$ 14,8 juta

3. Korea Selatan dengan volume 20 ton atau US$ 4752
Tahun 2012 : volume 234.814 atau US$ 370,6 juta
Tahun 2013 : volume 341.009 atau US$ 367,3 juta

4. Taiwan dengan volume 2988 ton atau US$ 137 ribu
Tahun 2012 : volume 95.669 ton atau US$ 4,4 juta
Tahun 2013 : volume 22.105 ton atau US$ 1,1 juta

5. Singapura dengan volume 16.772 ton atau US$ 320 ribu
Tahun 2012 : volume 2.640 ton atau US$ 23 ribu
Tahun 2013 : volume 61.842 ton atau US$ 2,8 juta

6. Filipina dengan volume 9000 ton atau US$ 19,8 juta
Tahun 2012 : volume 87.721 ton atau US$ 190,1 juta
Tahun 2013 : volume 99.988 ton atau US$ 223,1 juta

7. Spanyol dengan volume 22.046 ton atau US$ 62,9 juta
Tahun 2012 : volume 132.369 ton atau US$ 345,7 juta
Tahun 2013 : volume 143.897 ton atau US$ 295,1 juta

8. Yunani dengan volume 38.532 ton atau US$ 1,6 juta
Tahun 2012 : volume 643.872 ton atau US$ 32,2 juta
Tahun 2013 : volume 459.370 ton atau US$ 26,5 juta

Ada beberapa negara lain yang juga menjadi tujuan ekspor tambang mentah tersebut. Seperti India, Amerika Serikat, Australia, Thailand, Vietnam, Afrika Selatan, Jerman, dan lainnya. Namun secara volume maupun nilai tidak terlalu besar.

(mkl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads