Bupati Buton Tawarkan Aspal ke Ganjar Pranowo

Bupati Buton Tawarkan Aspal ke Ganjar Pranowo

- detikFinance
Jumat, 07 Mar 2014 14:47 WIB
Bupati Buton Tawarkan Aspal ke Ganjar Pranowo
Foto: Bupati Buton (Angling-detikFinance)
Semarang -

Hari ini Bupati Buton, Sulawesi Tenggara Samsu Umar Abdul Samiun mendatangi kantor Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Kedatangan Samsu meminta agar perbaikan infrastruktur khususnya jalan menggunakan aspal buatan dalam negeri dari Buton.

Menurut Samsu, aspal yang diproduksi Buton memiliki sejumlah kelebihan dibanding aspal minyak yang selama ini digunakan. Kelebihan itu adalah 3M, yaitu murah, mutu, dan mudah.

"Jadi, bisa tidak menggunakan aspal impor. Bagaimanapun juga aspal Buton produk nasional kita, saya punya kewajiban sosialisasi," kata Samsu saat ditemui di kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Jumat (7/3/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Samsu menambahkan, dari segi mutu, aspal Buton tidak kalah dari aspal minyak dan materialnya pun mudah didapat. Sedangkan untuk harga, jauh lebih murah bahkan bisa terpaut dua kali lipat.

"Murah, saya di sana pakai untuk 1 km itu Rp 900 juta, sedangkan aspal minyak bisa Rp 1,8 miliar," cetus Samsu.

"Aspal Buton dipakai di luar seperti di China. Pemerataan secara nasional malah belum," imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Ganjar menyampaikan, pihaknya masih menjajaki kerjsasama dengan Buton terkait aspal tersebut. Saat ini prosesnya masih mencari pola kerjasama yang tepat.

"Beliau mau bantu pengembangan karena beliau tahu Jateng memasuki tahun infrastruktur, butuh aspal banyak. Ini dijajaki khusus aspal, mereka sedang mencari pola kerjasamanya," kata Ganjar.

Bila kerjasama tersebut terlaksana, maka harus ada pola terkait produksi aspal dari bahan asal Buton. Pola yang harus dipilih adalah diolah di Buton kemudian dikirim ke Jateng, atau material dari Buton dikirim dan diolah di Jateng dengan membangun pabrik pengolahan aspal.

"Ternyata efisien di sini. Kalau memang dari sisi bisnis bagus, kita bangun saja (pabrik) di sini," tegas Ganjar.

(alg/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads