Seragam Kopassus Buatan Sritex di Sukoharjo Berkelas Internasional

Seragam Kopassus Buatan Sritex di Sukoharjo Berkelas Internasional

- detikFinance
Jumat, 14 Mar 2014 17:52 WIB
Seragam Kopassus Buatan Sritex di Sukoharjo Berkelas Internasional
Foto: Pabrik Sritex (Angling-detikFinance)
Sukoharjo - Perusahaan tekstil PT Sri Rejeki Isman (Sritex) sudah melayani pemintaan seragam militer dari 30 negara dengan kualitas tinggi dan kemampuan yang hebat. Bagaimana dengan kualitas seragam TNI?

Seperti yang sudah diketahui, 30 negara memesan seragam militer dengan kemampuan seperti anti infra merah, anti radiasi, dan anti peluru. Direktur Sritex Sri Sartono Basuki mengatakan, tidak ada perbandingan kualitas antara seragam TNI maupun seragam militer negara lain karena semua sesuai pesanan.

"Jadi pesanannya berbeda-beda, ada yang sesuai cuaca di negara masing-masing," kata Sartono di kawasan pabril Sritex, Sukoharjo, Solo, Rabu (12/3/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sartono menambahkan, seragam TNI juga banyak yang memiliki spesifisikasi internasional salah satunya seragam anti api yang dipakai Kopassus. Seragam tersebut memiliki motif doreng berwarna hijau, cokelat, dan merah.

"Pakaian yang dikenakan Kopassus kemudian pasukan katak itu punya spesifikasi internasional. Untuk TNI AL misalnya anti nyamuk, anti air," tandasnya.

Saat ini sudah 30 negara yang pasukan militernya dibalut dengan seragam buatan pabrik di Sukoharjo itu. Antara lain tentara Jerman, Inggris, Uni Emirat Arab, Malaysia, Somalia, Australia, Kroasia, Hong Kong, dan lainnya. Selain seragam militer, Sritex juga membantu pengembangan Hovercraft milik TNI AD, kemudian tenda, dan ransel militer.

(alg/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads