Impor Kedelai Masih Bebas Pajak Karena Dolar Tinggi

Impor Kedelai Masih Bebas Pajak Karena Dolar Tinggi

- detikFinance
Senin, 24 Mar 2014 10:53 WIB
Impor Kedelai Masih Bebas Pajak Karena Dolar Tinggi
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum mau mencabut kebijakan pembebasan bea masuk kedelai dari 5% menjadi 0%. Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengungkapkan pihaknya masih menunggu arahan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang tahu lebih detail tentang kedelai.

"Bea masuk kedelai masih 0% kan. (belum ada revisi) Kita kan nunggu dari kementerian perdagangan, apakah perlu menaikkan kembali atau tetap seperti sekarang, gitu aja. Efektifitasnya saya nggak tahu, yang tahu mengenai supply dan demand kedelai kan perdagangan. Kita pokoknya begini, kalau kita rasakan pasokan dalam negeri cukup, ya kita harus kembalikan ke 5%, tapi kalau pasokan dalam negeri tidak cukup ya harus ke 0%," ungkap Bambang kepada detikFinance, Senin (24/03/2014).

Sementara itu masih bebasnya bea masuk impor kedelai disyukuri oleh para importir kedelai. Mereka menganggap nila rupiah saat ini masih mengalami fluktuasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dibandingkan tahun lalu, harga dolar sekarang masih tinggi. Tahun lalu Rp 9.000/US$ sekarang sudah Rp 11.000/US$," kata Direktur PT FKS Multi Agro Kusnarto saat dihubungi.

Ia menjelaskan bila pembebasan bea masuk impor sedikitnya dapat membantu menekan harga kedelai di tangan konsumen. Meskipun ia mengakui bila harga kedelai internasional saat ini mulai menyusut.

"Sekarang harga kedelai internasional sudah Rp 7.750/kg dari Rp 9.000-an/kg. Pembebasan bea masuk ini membantu harga di tingkat konsumen sebesar Rp 300/kg. Sebenarnya pasokan kedelai di luar negeri seperti di Amerika Serikat tidak masalah yang masalah adalah di harganya karena fluktuasi nilai tukar rupiah," cetusnya.

Seperti diketahui, produksi kedelai Indonesia per tahunnya hanya 700-800 ribu ton. Sedangkan kebutuhan kedelai Indonesia per tahunnya mencapai 2,2 juta hingga 2,3 juta ton. Sisanya sebanyak 1,4 juta hingga 1,5 juta kedelai dipasok dari impor. Importasi kedelai Indonesia terbesar berasal dari Amerika Serikat dan Brasil.Β 

(wij/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads