Pesawat berbadan lebar yang dipesan Garuda tersebut akan digunakan untuk melayani penerbangan jarak menengah dan jauh. Direktur Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer menjelaskan untuk melayani penerbangan jarak jauh pihaknya belum ada rencana mendatangkan pesawat berbadan lebar tipe Boeing 747, Boeing 787 hingga Airbus 380.
"Kita nggak pernah punya rencana beli 747 dan 380. Karena kita punya 747 sebanyak 2 buah. Masih ada. Kita nggak ada rencana nambah. Yang wide body pakai Boeing 777 dan Airbus 330. Dari dulu seperti itu," kata Erik pada acara peluncuran GarudaMiles di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (26/3/2014).
Diakui Erik, perseroan bisa jadi memasukkan penambahan tipe pesawat baru untuk penerbangan jarak pendek, menengah dan jauh. Namun rencana tersebut sedang disusun untuk program 2017-2025.
Pada kesempatan itu, Erik menjelaskan armada Boeing 777 akan digunakan untuk berbagai penerbangan jarak jauh. Salah satunya penerbangan menuju Jakarta-Amsterdam.
"30 Mei terbang Jakarta ke Amsterdam non stop. Selama ini transit di Abu Dhabi. Nanti rutenya Jakarta-Amsterdam-Jakarta," sebutnya.
(feb/dru)











































