Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan membenarkan hasil audit itu, Bahkan kesalahan manajemen tersebut telah terjadi sejak lama.
"Itu sudah sejak dulu," kata Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (15/4/2014).
Dahlan mengomentari rekomendasi BPK yang menyebutkan maskapai penerbangan ekor kuning ini harus dipertahankan untuk melayani konektivitas Indonesia. "Saya juga bisa sarankan kayak gitu," jelasnya.
Saat ditanya bagaimana nasib Merpati ke depan, apakah akan ditutup atau diselamatkan? Mantan bos PLN ini mengaku akan mengikuti keputusan dan hasil dari program restrukturisasi dan revitalisasi yang dijalankan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).
"Merpati terserah saja," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Dahlan juga mengomentari rencana Merpati untuk menerbangi rute umroh yakni Medan-Jeddah. Ia menilai rute tersebut sangat strategis dan berpotensi untuk menjadi sumber pendapatan Merpati. Terbukti Garuda akan membuka penerbangan langsung Jakarta-Jeddah.
"Berarti kalau Garuda membuka rute penerbangan itu, berarti konsep Merpati yang dulu nggak salah. Kan dulu ada yang menilai konsep itu kurang baik, nah kalau Garuda menerbangi itu berarti konsep itu bagus dong," jelasnya.
(feb/dnl)











































