Virgin Air, Maskapai Punya Orang Terkaya Inggris

ADVERTISEMENT

Virgin Air, Maskapai Punya Orang Terkaya Inggris

- detikFinance
Jumat, 25 Apr 2014 14:41 WIB
Jakarta - Salah satu pesawat milik Grup Virgin Air yang beroperasi di Australia sempat diberitakan dibajak di Bali. Namun ternyata kejadian ini hanya miskomunikasi. Si 'pembajak' ternyata adalah penumpang yang mabuk.

Tahukah Anda siapa pemilik grup Virgin Air? Ia adalah salah satu orang terkaya di Inggris, Sir Richard Branson. Jika melihat daftar Forbes, Jumat (25/4/2014), pria drop out kuliah ini termasuk orang terkaya ke-8 di Inggris dengan nilai kekayaan US$ 5 miliar (Rp 50 triliun).

Virgin menjadi ikon sekaligus nama konglomerasinya. Tak hanya maskapai, ia juga bermain di beberapa sektor industri media (Virgin Media), bisnis rekaman (Virgin Records), dan penerbangan (Virgin Air).

Nah, Virgin Air ini beroperasi di banyak negara melalui anak-anak usahanya, contohnya di Amerika Serikat (AS) ada Virgin America, dan di Australia dengan nama Virgin Australia. Pesawat yang dibajak merupakan armada Virgin Australia.

Pesawat yang sedang dibajak itu kini sudah mendarat di Bali dan tengah berada di ujung runaway Bandara Ngurah Rai, Denpasar. Pesawat Boeing 737-800 itu melayani rute Brisbane-Denpasar.

Branson sempat membuat kontroversi ketika 'kabur' dari London untuk tinggal di Pulau Necker di salah satu gugusan kepulauan British Virgin Island. Ayah dua anak ini pindah tempat tempat tinggal demi menghindari pajak.

Selain punya armada yang melayani penerbangan di bumi, Branson juga berencana melayani penerbangan ke luar angkasa melalui anak usahanya Virgin Galatic.

Namun, tidak semua berjalan mulus. Rencana penerbangan Virgin Galactic terus tertunda. Awalnya Virgin Galactic berencana memulai penerbangan perdana pada 2007, tetapi sampai saat ini belum kunjung terwujud.

Hingga kini Virgin Galactic masih berkutat dari pengujian ke pengujian. Padahal sudah hampir 700 orang memesan tiket seharga US$ 250 ribu (Rp 3 miliar).



(ang/hen)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT