BUMN Produsen Bom Ini Klaim Tak Pernah Kehilangan Bahan Peledak

BUMN Produsen Bom Ini Klaim Tak Pernah Kehilangan Bahan Peledak

- detikFinance
Senin, 12 Mei 2014 13:17 WIB
BUMN Produsen Bom Ini Klaim Tak Pernah Kehilangan Bahan Peledak
Subang - BUMN produsen bahan peledak, PT Dahana (Persero) menjamin proses pengiriman produknya aman, mulai dari proses ke luar gudang sampai ke tangan konsumen. Hal ini menanggapi soal peristiwa langka yang hampir terjadi setahun lalu, sebanyak 250 dinamit hilang di Bogor saat proses pengiriman.

β€œMungkin nggak terjadi kehilangan? Sampai saat ini, Dahana nggak pernah. Kok kemaren ada berita yang hilang itu? Bukan dari Dahana yang pastinya,” kata Chief Executive Officer (CEO) Dahana Harry Sampurno kepada detikFinance di Pabrik Dahana di Subang, Jawa Barat akhir pekan lalu.

Harry menjelaskan untuk mengeluarkan barang dari gudang, harus ada prosedur ketat yang ditempuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€œDi Indonesia ada peraturan Kapolri. Itu yang mengatur detail sekali. Walaupun gudangnya ada di sini. Itu setiap gudang, ada kunci yang dipegang oleh orang gudang kita, oleh satuan pengamanan dan oleh polisi. Jadi dibuka kalau ada 3 orang itu,” katanya..

Proses ketat pun berlaku saat proses pengiriman barang. Secara prosedur wajib dikawal aparat keamanan, bahkan untuk berpindah moda pengangkutan juga harus memperoleh izin.

"Setiap pergerakan ke luar dari sini. Dia harus dikawal polisi. Kemudian untuk perubahan naik pelabuhan dan lain-lain. Itu diatur,” jelasnya.

Pengawasan ketat tidak hanya saat bahan peledak sampai di lokasi pemesan atau tambang. Saat bahan peledak akan dan telah digunakan, juga wajib diperiksa pihak Kepolisian.

β€œMungkin kalau dia ambilnya dari pertambangan? Tapi di pertambangan setiap pagi waktu ambil. Dicatat, ada polisinya. Nanti dicatat untuk dikembalikan,” katanya.

Dahana sebagai produsen bahan peledak juga wajib memperbahurui izin sebagai produsen dan penjual bahan peledak. Setidaknya ada 7 jenis izin dari institusi berbeda yang harus diperbahurui setiap tahunnya.

β€œKita harus mengurus 7 izin clearing setiap tahun. Mulai dari kementerian pertahanan sampai Kementerian Perdagangan. Dari sisi aturan dan regulasi. Sangat-sangat ketat,” katanya.

Dahana selama ini memproduksi dayagel seismic, dayagel series, dayadet non electric, shaped charges, dayagel sivor, grenade detonator, Bomb P-100 hingga Blast Effect Bomb, defense explosives.

(feb/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads