Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi bersama Sampoerna berkomitmen untuk melakukan pembekalan keterampilan bagi tenaga kerja yang terdampak.
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenakertrans, Irianto Simbolon mengatakan, pembekalan tersebut diperkirakan akan dimulai bulan depan.
"Kita akan kerja sama dengan Disnaker Jember dan Lumajang untuk memberikan pelatihan. Mungkin baru bisa mulai Juni, karena sekarang kita perlu pendataan dulu," kata Irianto kepada detikFinance, Senin (19/5/2014).
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan tenaga kerja yang umumnya berpendidikan menengah ke bawah ini dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru
"Bahkan kalau bisa mereka bisa menjadi wirausaha dan membuka lapangan kerja baru. Intinya kita tidak ingin para pekerja ini terlantar nantinya," kata Irianto.
Sampoerna sebelumnya telah menyampaikan komitmen bahwa akan memberikan pelatihan kewirausahaan kepada karyawan di pabrik SKT Jember dan Lumajang. Diharapkan pelatihan ini bisa membantu mereka dalam mendapatkan keahlian baru dan mencari sumber penghasilan lain.
Program pelatihan yang dilakukan rencananya berupa sesi motivasi, pengelolaan keuangan, dan berbagai keterampilan lain. Berbagai pelatihan itu ditujukan untuk membangun kapabilitas dalam meningkatkan keterampilan kewirausahaan dan kemampuan dalam melewati masa sulit.
Mengenai dana pelatihan, lanjut Irianto, akan dipenuhi dari dana pemerintah dan kas internal Sampoerna. "Sebagian pemerintah dan sebagian dari perusahaan," tuturnya.
Β
(hds/hds)











































