Cak Imin: Proses PHK di Pabrik Rokok Sampoerna Harus Smooth

Cak Imin: Proses PHK di Pabrik Rokok Sampoerna Harus Smooth

- detikFinance
Senin, 19 Mei 2014 15:28 WIB
Cak Imin: Proses PHK di Pabrik Rokok Sampoerna Harus Smooth
Jakarta - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar meminta proses Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 4.900 karyawan di dua pabrik rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) milik PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) tak ada gejolak.

"Sampoerna terus kita mediasi, supaya proses PHK-nya smooth (halus)," kata Muhaimin saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (19/5/2014)

Mediasi akan dikawal secara terus menerus oleh Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur (Jatim). Sesuai dengan lokasi pabrik milik Sampoerna yang ditutup di Jember dan Lumajang.

Menurut Muhaimin jika ada PHK harus disediakan kompensasi bagi para karyawan sesuai undang-undang, seperti pesangon yang layak. Agar karyawan tersebut tetap nyaman dan bisa tetap menjalankan hidup pasca PHK.

"Kalau terpaksa ada PHK, harus ada kompensasi yang memberi kenyamanan dan keselamatan para pekerja," kata pria yang biasa disapa Cak Imin ini.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga meminta PT HM Sampoerna untuk menyiapkan program pelatihan untuk kemandirian mantan pegawai. "Semua, ada berbagai program, kemandirian, pesangon, penyiapan diri," imbuh Muhaimin.

(mkl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads