Selain dialami Sampoerna, penjualan rokok SKT milik Gudang Garam dikabarkan juga sedang lesu alias turun.
Direktur Jenderal Makanan dan Minuman Kementerian Perindustrian Panggah Susanto mengatakan volume penjualan rokok kretek Gudang Garam jauh lebih menurun dibanding penurunan volume penjualan Sampoerna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panggah mengatakan tak hanya Sampoerna yang terkena imbas dari peralihan konsumsi masyarakat dari rokok kretek (SKT) ke rokok filter (SKM), industri lain termasuk Gudang Garam pun terkena imbas.
Menurutnya Gudang Garam pun telah melakukan pemutusan hubungan kerja karyawannya. Sayangnya, Panggah tidak merinci berapa orang yang terkena PHK oleh perusahaan rokok tersebut.
"Ada PHK saya dengar itu, tapi persisnya berapa saya nggak tahu. Jadi ini menyeluruh tidak hanya Sampoerna," tambah Panggah.
Sampai saat ini, pihak Gudang Garam belum dikonfirmasi soal kabar tersebut.
(zul/hen)











































