Menteri Perindustrian MS Hidayat mengungkapkan, Foxconn tetap bersikukuh ingin mendapatkan fasilitas lahan gratis di Indonesia, seperti yang dia dapatkan di Tiongkok. Hidayat mengatakan, 10 pabrik Foxconn di Tiongkok dibangun di lahan yang disediakan pemerintah setempat.
"Dia bekerjasama dengan Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Kalau suruh menyiapkan lahan gratis 200 hektar tentu tidak bisa," kata Hidayat di acara Pameran Produk Indonesia di Harris Convention Center, Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira kalau ini jadi satu-satunya pilihan, dan mereka ingin masuk ke Indonesia. Saya kira dia mempersiapkan skema untuk win-win (saling menguntungkan). Mereka juga mempelajari hukum di sini," katanya.
Hidayat mengatakan, tidak mungkin pemerintah membuat kebijakan memberi lahan cuma-cuma kepada Foxconn. Sekalipun investasi Foxconn bisa berkontribusi besar terhadap pengurangan nilai impor telepon selular yang mencapai 70 juta unit tahun lalu.
"Kalau pemerintahan baru bisa memberikan itu silakan, kalau saya sih nggak berani," jelasnya.
(zul/dnl)











































