Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan lahan di kawasan Karawang, Cikarang, Bekasi, dan daerah Jawa Barat lain sudah habis terjual. Bahkan 2.000 hektar lahan di dekat rencana pembangunan Pelabuhan Cilamaya sudah dipesan para investor Jepang untuk membangun kawasan industri baru.
"Di Karawang itu di Cilamaya akan dimonopoli oleh industri dari Jepang, sudah dipesan," kata Hidayat di acara Pameran Produk Indonesia di Harris Convention Center, Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia langsung merespons, mereka sedang menyiapkan 2.000 hektar kawasan di Majalengka, Jawa Barat. Lahan tersebut akan digunakan untuk kawasan indusatri berbasis padat karya dan padat modal.
"Di Majalengka sudah disiapkan, 2.000 hektar, disponsori oleh perusahaan-perusahaan swasta, dikembangkan oleh mereka, saya yang mendorong," tambahnya.
Hidayat menginginkan kawasan-kawasan industri baru tak hanya fokus di kawasan Karawang dan Bekasi, karena sudah penuh sesak oleh berbagai macam sektor industri.
"Jadi supaya mereka nggak berkonsentrasi di Karawang. Di Majalengka tanahnya sedang disiapkan," tutupnya.
(zul/hen)










































