Perusahaan Jepang Kuasai Lahan Kawasan Industri Baru di Cilamaya

Perusahaan Jepang Kuasai Lahan Kawasan Industri Baru di Cilamaya

- detikFinance
Kamis, 22 Mei 2014 17:05 WIB
Perusahaan Jepang Kuasai Lahan Kawasan Industri Baru di Cilamaya
Bandung - Kawasan Cilamaya, Karawang Jawa Barat menjadi incaran para investor Jepang untuk membuka pabriknya di Indonesia. Kawasan ini disiapkan ada sebuah pelabuhan baru skala besar sebagai penopang Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, juga dilengkapi kawasan industri.

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan lahan di kawasan Karawang, Cikarang, Bekasi, dan daerah Jawa Barat lain sudah habis terjual. Bahkan 2.000 hektar lahan di dekat rencana pembangunan Pelabuhan Cilamaya sudah dipesan para investor Jepang untuk membangun kawasan industri baru.

"Di Karawang itu di Cilamaya akan dimonopoli oleh industri dari Jepang, sudah dipesan," kata Hidayat di acara Pameran Produk Indonesia di Harris Convention Center, Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/5/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hidayat mengatakan pihaknya mendorong pihak swasta yaitu Kadin untuk membuka kawasna industri baru di luar Cilamaya. Misalnya di Majalengka, Jawa Barat, kawasan ini cocok untuk industri padat karya seperti tekstil, alas kaki dan industri padat karya lainnya.

Pihak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia langsung merespons, mereka sedang menyiapkan 2.000 hektar kawasan di Majalengka, Jawa Barat. Lahan tersebut akan digunakan untuk kawasan indusatri berbasis padat karya dan padat modal.

"Di Majalengka sudah disiapkan, 2.000 hektar, disponsori oleh perusahaan-perusahaan swasta, dikembangkan oleh mereka, saya yang mendorong," tambahnya.

Hidayat menginginkan kawasan-kawasan industri baru tak hanya fokus di kawasan Karawang dan Bekasi, karena sudah penuh sesak oleh berbagai macam sektor industri.

"Jadi supaya mereka nggak berkonsentrasi di Karawang. Di Majalengka tanahnya sedang disiapkan," tutupnya.

(zul/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads