Usai meresmikan peluncuran Sales Box Citilink di gerai Carrefour Lebak Bulus, Direktur Utama Citilink Arif Wibowo mengungkapkan, alasan mengapa pihaknya tetap bertahan di bandara yang terletak di Jakarta Timur tersebut.
"Kami punya angle (sudut pandang) berbeda dalam menyikapi beban harga avtur yang lebih mahal. Bahwa memang benar harga avtur di Halim lebih mahal sekitar 3% dibanding yang di Cengkareng (Soekarno Hatta). Tapi kan di Halim lebih efisien," ujar Arif, Jumat (23/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Halim lebih efisein ya. Kalau di Cengkareng kita antre mendarat bisa 30 menit, kalau di Halim tak sampai 15 menit. Malah kadang kita cuma butuh 5 menit," tuturnya.
Dengan singkatnya waktu yang diperlukan tersebut, maka anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk ini dapat menghemat konsumsi bahan bakar dalam jumlah yang cukup signifikan.
"Kalau 30 menit kita butuh 1 ton avtur, bayangkan saja kalau kita cuma 5 menit. Kan konsumsinya lebih sedikit lagi. Penghematan itu bisa menutup tingginya harga avtur yang lebih mahal 3% tadi," pungkasnya.
Harga avtur di Halim Perdanakusuma memang lebih mahal dibanding Soekarno Hatta, rata-rata disparitas harganya mencapai Rp 500-600/liter.β¬
Dari catatan detikFinance per Januari 2014, harga Avtur di Soekarno Hatta adalah Rp 11.968 rupiah, sementara di Halim Perdanakusma harga avturnya Rp 12.640 per liter.
(dnl/dnl)











































