Direktur Utama Citilink Arif Prabowo mengatakan, langkah Garuda sangat positif untuk menunjang perkembangan bisnis Citilink. Karena, dengan adanya pemodal baru, Citilink terdorong lebih fokus dalam menjalankan bisnis penerbangan murah atau LCC (Low Cost Carrier)
"Itu kan sebenarnya keputusan pemegang saham kita di Garuda Indonesia. Tapi ini sebenarnya bagian strategi Garuda untuk menjadikan Citilink pemain yang disiplin di LCC model," ucap Arif di gerai Carrefour Lebak Bulus, Jakarta, Jumat (23/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut Garuda kita tidak boleh terkontaminasi dengan full service. Untuk itu kita butuh kemitraan. Mitra dalam atau luar (negeri) kita lihat nanti. Tapi target Garuda tahun ini," tutupnya.
Sebelumnya, pihak Manajemen Garuda Indonesia mengungkapkan rencana untuk melepas saham Citilink Indonesia. Langkah tersebut dilakukan untuk menutup kerugian yang belakangan dialami Citilink.
Saat ini, penasihat Garuda Indonesia sebagai induk usaha sedang menghitung berapa nilai yang sesuai dalam penjualan.
Dalam catatan yang diungkapkan Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi dan Jasa Lain Kementerian BUMN Gatot Trihargo, diketahui Citilink telah mengalami kerugian hampir Rp 500 miliar pada 2013.
(dnl/dnl)











































