Direktur Utama Citilink Arif Prabowo mengatakan, pengembangan tersebut sejalan dengan persiapan maskapai ini untuk menambah jumlah kapasitas yang ditarget hingga 30.000 seat.
Hal ini, juga dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya kenaikan frekuensi penerbangan jelang musim liburan dan hari raya lebaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tingkat isian untuk lebaran orang sudah beli. Ekstra flight untuk lebaran," kata Arif di Carrefour Lebak Bulus, Jakarta, Jumat (23/5/2014).
Dalam penerbangan reguler, Citilink sendiri telah mengalami peningkatan penerbangan rata-rata harian. "Pada 2012 Citilink hanya melayani penerbangan 50 sampai 55 penerbangan per hari. Kalau sekarang, jumlah penerbangan 130 penerbangan per hari. Nanti tambah lagi, kita harus bisa akomodir itu," tuturnya.
Dipilihnya Halim Perdanakusuma sebagai target pengembangan karena pihak Manajemen Citiling menganggap bahwa aktivitas penerbangan di Bandara Soekarno Hatta sudah sangat padat.
"Karena di Cengkareng slot kita sudah lebih dari 80 slot, sementara di Jakarta kita harus nambah 32 lagi. Kalau dipaksakan di Cengkareng kan terlalu padat. Jadi Halim ini akan jadi kekuatan kita yang baru dan ke depan pengembangan kita juga akan diarahkan ke sana," singkatnya.
Untuk mendorong langkah ini, anak usaha PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA) ini akan mendatangkan delapan pesawat baru. Delapan pesawat yang akan datang pada tahun ini, seluruhnya bertipe AirBus 320. Saat ini Citilink sudah memiliki 24 armada pesawat dengan jenis yang sama.
"Kita berkembang terus agar semakin dikenal. Kita akan kedatangan 8 pesawat, juni 1, juli, 1, agustus 2, dan seterusnya sampai Desember hingga 8 pesawat," pungkasnya.
(ang/ang)











































