Organisasi Buruh Internasional Ikut Bicara Soal PHK Karyawan Sampoerna

Organisasi Buruh Internasional Ikut Bicara Soal PHK Karyawan Sampoerna

- detikFinance
Senin, 26 Mei 2014 17:21 WIB
Organisasi Buruh Internasional Ikut Bicara Soal PHK Karyawan Sampoerna
Jakarta - Perusahaan rokok PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawannya karena penjualan rokok sigaret kretek tangan mulai lesu. Organisasi Buruh Internasional atau International Labour Organization (ILO) angkat bicara mengenai hal ini.

Direktur ILO Indonesia Peter Van Rooij mengatakan, PHK terjadi di banyak negara, juga di banyak perusahaan. Kondisi pasar yang fluktuatif memang bisa menyebabkan sebuah perusahaan menutup pabrik atau melakukan PHK.

"Saya tidak punya detail bagaimana situasinya tapi setiap saat selalu ada PHK, kita menyesalinya, saya juga yakin semua menyesal. Tantangan kompetitif yang menjadi masalahnya awalnya," kata Peter kepada detikFinance di Kantor Kementerian Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Kemenakertrans) Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (26/5/2014).

Sulit untuk mencegah PHK itu terjadi menurut Peter, walaupun mesti ada upaya pencegahan yang dilakukan. Karena menurutnya, apalagi jika PHK terjadi secara tiba-tiba dan tak ada solusi lain, karena di sisi lai, perusahaan harus terus melanjutkan bisnisnya.

"Harusnya mencegah, tapi itu tidak selalu memungkinkan kalau situasinya mendadak, tapi akan sangat baik untuk mencegah PHK," tambahnya.

Jika tak ada upaya pencegahan, lanjut Peter, sebaiknya ada upaya dari pihak manajemen perusahaan untuk menyediakan lapangan kerja baru bagi mereka yang terkena PHK. Selain itu, perusahaan pun harus memenuhi semua hak pegawainya yang di-PHK.

"Kita melihat manajemen pabrik jika tidak ada kemungkinan mencegah, manajemen rekrut pekerja di pekerjaan lain, di sektor lain, itu bagus," jelasnya.

(zul/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads