Bos Qatar Airways: Bandara di Indonesia Macet Sekali

Bos Qatar Airways: Bandara di Indonesia Macet Sekali

- detikFinance
Jumat, 13 Jun 2014 11:04 WIB
Bos Qatar Airways: Bandara di Indonesia Macet Sekali
Jakarta - Industri penerbangan dan bandara Indonesia dinilai masih banyak kekurangan oleh maskapai penerbangan asing. Seperti apa kondisi industri penerbangan kita di mata mereka?

Salah satu maskapai asal Timur Tengah ikut berkomentar mengenai hal ini. Country Manager Qatar Airways untuk Indonesia, Chan Cheong Eu, mengatakan banyak tantangan yang dihadapi maskapainya saat beroperasi di Indonesia.

"Infrastruktur bandara di Indonesia masih kurang. Padahal infrastruktur ini paling penting," katanya saat berkunjung ke kantor detikcom, Kamis (12/6/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, buruknya infrastruktur penerbangan di Indonesia membuat maskapai sulit menambah frekuensi penerbangan dan membuka rute baru.

"Sekarang ini bandara di Indonesia sudah macet sekali. Kalau kami mau tambah penerbangan itu susah karena masalah waktu harus dioptimalkan," ujarnya.

Menurutnya, ketepatan waktu pesawat tiba dan mendarat menjadi sangat krusial dalam bisnis penerbangan. Pasalnya, hal ini akan mempengaruhi waktu transit untuk penumpang yang akan melanjutkan ke penerbangan berikutnya.

Misalnya jika telat berangkat dari Jakarta, maka pesawat itu akan terlambat mendarat di Singapura. Sementara pesawat berikutnya yang berangkat dari Singapura sudah terlanjur berangkat.

Selain bandara Indonesia yang rata-rata sudah full capacity, masalah lain yang dialami industri penerbangan Indonesia adalah tempat parkir pesawat yang minim. Menurut Chen, minimnya tempat parkir juga membuat maskapai tidak bisa menambah jumlah armada.

"Parkir (pesawat) juga jadi masalah. Sekarang ini Bandara Halim harus dibuka karena Soekarno-Hatta sudah tidak bisa menampung," jelasnya.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads