Maskapai Penerbangan Berguguran, Wamenkeu: Bukan Hanya di RI

Maskapai Penerbangan Berguguran, Wamenkeu: Bukan Hanya di RI

- detikFinance
Rabu, 18 Jun 2014 21:42 WIB
Maskapai Penerbangan Berguguran, Wamenkeu: Bukan Hanya di RI
Jakarta - Kesulitan keuangan maskapai penerbangan tak hanya menjadi fenomena di Indonesia, seperti yang dialami Merpati, Sky Aviation, hingga yang terbaru dialami Tigerair Mandala. Beberapa maskapai global juga mengalami nasib yang kurang lebih sama.

Masalah ini pun menjadi perhatian Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Bambang Brodjonegoro. Menurutnya, faktor nilai tuker rupiah yang melemah terhadap dolar AS, hingga naiknya harga avtur jadi beban terberat para maskapai di dalam negeri.

"Kalau airlines memang semua kena, bukan hanya Indonesia. Coba perhatikan laba perusahaan-perusahaan penerbangan dunia. Yang untung mungkin cuma Singapura airlines dan itu lebih karena dia jual pesawat," kata Bambang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/6/2014)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang mengatakan, kesulitan keuangan juga dialami oleh maskapai-maskapai penerbangan regional di ASEAN, misalnya di Negeri Jiran Malaysia, dan Thailand.

"Selebihnya kayak Malaysia Airlines, Thai Airways rugi besar semua itu karena avtur mahal dan persaingan ketat," katanya.

Hari ini, manajemen Tigerair Mandala telah menyatakan untuk berhenti beroperasi mulai 1 Juli 2014. Kesulitan modal dan gagal dapat investor baru jadi alasannya.

"Nggak punya duit," kata Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murdjatmodjo.

Sebelum keputusan ini, dikabarkan ada dua calon investor yang berminat masuk ke Tigerair Mandala, beberapa di antaranya adalah PT Citilink Indonesia dan PT Indonesia AirAsia.

Namun, Djoko mengatakan, keduanya gagal mencapai kata sepakat dengan Tigerair Mandala sehingga, tak satu pun yang jadi investor baru di maskapai yang dulu bernama Mandala Airlines ini.

"Terakhir Citilink batal, lalu AirAsia itu sudah hampir final, sudah oke, oke, oke tapi batal juga akhirnya. Dua-duanya batal, nggak tahu kenapa saya," kata Djoko.

(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads