CT Angkat Bicara Soal Maskapai-maskapai RI yang Tumbang

CT Angkat Bicara Soal Maskapai-maskapai RI yang Tumbang

- detikFinance
Jumat, 20 Jun 2014 18:57 WIB
CT Angkat Bicara Soal Maskapai-maskapai RI yang Tumbang
Simalungun - Beberapa maskapai penerbangan Indonesia tengah dalam masa sulit. Sebut saja Merpati Nusantara, Sky Aviation, dan Tigerair Mandala yang telah berhenti beroperasi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung pun angkat bicara soal hal ini.

Menurut pria yang akrab disapa CT ini, industri penerbangan adalah industri yang paling kompetitif di dunia. Persaingan yang ketat selalu ada di sektor industri ini. Kalau tak pintar menerapkan strategi usaha yang baik, maka akan tertinggal oleh kompetitor.

"Industri penerbangan adalah industri paling kompetitif didunia. Jadi artinya industri penerbangan itu marginnya tipis sekali. Kalau dia tidak dapat economic skill-nya, efesiensinya tidak terukur, dan lain-lain, pasti jadi susah," papar CT ditemui di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (20/6/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CT menyatakan, persepsi masyarakat melihat industri penerbangan adalah industri yang menghasilkan untung yang besar adalah salah. Kenyataannya lebih rumit dari itu.

"Industri penerbangan jangan dipikir industri yang kelihatan penumpangnya ramai. Lebih rumit dari itu," ujar CT.

Oleh karena itu, lanjut CT, para pelaku industri penerbangan haruslah mereka yang memahami seluk-beluk industri ini. "Harus tahu berbagai masalahnya. Margin-nya tipis sekali," katanya.

Menurut CT, kesulitan yang dialami maskapai penerbangan tidak hanya terjadi di Indonesia. "Di mana pun di seluruh dunia," ujarnya.

(zul/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads