Menteri Koordinator bidang Perekonomian Chairul Tanjung akhir pekan lalu meninjau sekaligus melakukan rapat koordinasi mengenai perkembangan KEK Sei Mangkei. Hadir bersama pria yang akrab disapa CT ini, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Ada beberapa fakta dari perkembangan KEK Sei Mangkei, dikutip dari berbagai sumber dan penelusuran detikFinance di lokasi. Yuk, kita simak!
|
|
Luas
|
|
"Telah selesainya pengurusan HPL di kawasan ini yang dikeluarkan oleh badan pertanahan nasional, dengan ini maka KEK Sei Mangkei ini telah menyelesaikan hampir keseluruhan daripada hal-hal yang diperlukan," kata Chairul Tanjung di lokasi pekan lalu.
Luas
|
|
"Telah selesainya pengurusan HPL di kawasan ini yang dikeluarkan oleh badan pertanahan nasional, dengan ini maka KEK Sei Mangkei ini telah menyelesaikan hampir keseluruhan daripada hal-hal yang diperlukan," kata Chairul Tanjung di lokasi pekan lalu.
Infrastruktur
|
|
Selain itu Kementerian Pekerjaan Umum akan memperbaiki akses jalan menuju kawasan ini, pasalnya ada beberapa titik jalan dari Kota Medan menuju Sei Mangkei. Tak hanya soal transportasi, di bidang energi pun akan ada beberapa infrastruktur kelistrikan seperti power plant akan dibangun.
Infrastruktur
|
|
Selain itu Kementerian Pekerjaan Umum akan memperbaiki akses jalan menuju kawasan ini, pasalnya ada beberapa titik jalan dari Kota Medan menuju Sei Mangkei. Tak hanya soal transportasi, di bidang energi pun akan ada beberapa infrastruktur kelistrikan seperti power plant akan dibangun.
Pabrik Oleochemical Unilever
|
|
Saat ini, pembangunan pabrik ini masih terus berlangsung, ditargetkan di 2015 akan mulai berproduksi. Unilever akan memproduksi fatty acid, surfactant, soap noodle, dan glycerine berbahan baku sabun. 80% produksinya akan disupply untuk kebutuhan Unilever seluruh dunia, sebanyak 15-20% akan digunakan memenuhi pasar dalam negeri.
Pabrik Oleochemical Unilever
|
|
Saat ini, pembangunan pabrik ini masih terus berlangsung, ditargetkan di 2015 akan mulai berproduksi. Unilever akan memproduksi fatty acid, surfactant, soap noodle, dan glycerine berbahan baku sabun. 80% produksinya akan disupply untuk kebutuhan Unilever seluruh dunia, sebanyak 15-20% akan digunakan memenuhi pasar dalam negeri.
Pabrik Kelapa Sawit PTPN III
|
|
Pabrik Kelapa Sawit PTPN III
|
|
Investor yang Akan Masuk
|
|
Direktur Pemasaran, Pengembangan dan Perencanaan PTPN III, Nur Hidayat mengatakan, beberapa perusahaan tengah melakukan studi kelayakan.
Dikatakan Nur, perusahaan-perusahaan tersebut di antaranya adalah pabrik pupuk PT Cipta Buana Utama Mandiri, Shimizu Corporation membangun power plant berkapasitas 6 MW menggunakan biomasa, lalu perusahaan Singapura Energy Uni Resources membangun pabrik oleochemical dan karet.
"Belum fixed, itu sudah FS," terangnya.
Investor yang Akan Masuk
|
|
Direktur Pemasaran, Pengembangan dan Perencanaan PTPN III, Nur Hidayat mengatakan, beberapa perusahaan tengah melakukan studi kelayakan.
Dikatakan Nur, perusahaan-perusahaan tersebut di antaranya adalah pabrik pupuk PT Cipta Buana Utama Mandiri, Shimizu Corporation membangun power plant berkapasitas 6 MW menggunakan biomasa, lalu perusahaan Singapura Energy Uni Resources membangun pabrik oleochemical dan karet.
"Belum fixed, itu sudah FS," terangnya.
10 Tahun Lagi KEK Sei Mangkei Bakal Komplit
|
|
"Butuh 10 tahun untuk bisa komplit, itu pun sudah luar bisa tergantung daya tarik yang bisa diberikan olh kawasan industri ini. Kita berharap daya tariknya bisa dibuat sedemikian rupa sehingga para investor nanti bisa berebut masuk ini."
"Kan kita harus membentuk gadis cantik, kalau dia sudah bisa membuat gadis cantik maka yang akan melamar itu banyak ini yang kita harapkan, oleh karenanya gadis cantiknya itu terkait infrastruktur, terkait dengan transportasi, dll," papar pria yang akrab disapa CT ini.
10 Tahun Lagi KEK Sei Mangkei Bakal Komplit
|
|
"Butuh 10 tahun untuk bisa komplit, itu pun sudah luar bisa tergantung daya tarik yang bisa diberikan olh kawasan industri ini. Kita berharap daya tariknya bisa dibuat sedemikian rupa sehingga para investor nanti bisa berebut masuk ini."
"Kan kita harus membentuk gadis cantik, kalau dia sudah bisa membuat gadis cantik maka yang akan melamar itu banyak ini yang kita harapkan, oleh karenanya gadis cantiknya itu terkait infrastruktur, terkait dengan transportasi, dll," papar pria yang akrab disapa CT ini.
Halaman 2 dari 14











































