Dahlan: Merpati Punya Total Utang Rp 7,9 T, Akumulasi Rugi 7,2 T

Dahlan: Merpati Punya Total Utang Rp 7,9 T, Akumulasi Rugi 7,2 T

- detikFinance
Rabu, 02 Jul 2014 18:32 WIB
Dahlan: Merpati Punya Total Utang Rp 7,9 T, Akumulasi Rugi 7,2 T
Jakarta - Kondisi keuangan PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) sudah sangat parah. Nilai utang terkini maskapai ekor kuning tersebut telah mencapai Rp 7,9 triliun. Bahkan akumulasi kerugian Merpati bertahun-tahun tercatat sudah menyentuh angka Rp 7,2 triliun.

"Masalah pokok di utang mencapai Rp 7,9 triliun kemudian akumulasi kerugian sejak beberapa tahun mencapai Rp 7,2 triliun," ungkap Menteri BUMN Dahlan Iskan usai raker Komisi VI DPR di gedung DPR/MPR/DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (2/7/2014).

Dahlan menyebut beban keuangan tersebut harus dituntaskan alias diputihkan. Tanpa pemutihan, Merpati tidak akan sehat meski telah disuntik modal baru ratusan miliar rupiah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Disuruh terbang begitu saja terus dikasih modal katakanlah Rp 150 miliar, terbangnya nanti cuma 1 bulan mungkin. Bulan ke-2 mati lagi," katanya.

Dahlan menyebut ada 2 solusi yang mungkin dan wajib diambil untuk menyelamatkan Merpati agar bisa terbang lagi. Solusi pertama adalah konversi utang senilai Rp 7,9 triliun menjadi saham. Solusi kedua adalah kuasi reorganisasi, dengan memutihkan alias menghapus posisi rugi senilai Rp 7,2 triliun dari neraca perusahaan.

"Rugi Rp 7,2 triliun dilakukan kuasi reorganisasi. Itu neracanya diubah sedemikian rupa atas persetujuan Kemenkeu dan sebagainya. Tanpa melakukan ini dan hanya kasih modal akan jatuh lagi," paparnya.

Dengan skema tersebut, perseroan bisa lahir kembali. Merpati bisa mencari modal sendiri dan memperoleh tambahan Rp 2 triliun dalam bentuk non tunai. Tambahan ini diperoleh dari aset yang telah dikembalikan akibat disita kreditor.

"Merpati masih punya aset. Kalau seluruh utang jadi saham berarti kan plus bila buku ada aset tapi nggak punya utang. Plusnya itu adalah non cash," terangnya.

(feb/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads