Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi menuturkan bertambahnya produksi ponsel dalam negeri akan mengurangi ketergantungan terhadap impor. "Kita memang tidak terlalu optimistis untuk 100% lepas dari impor dalam waktu cepat. Tapi secara perlahan itu bisa diwujudkan," kata Budi saat peluncuran smartphone 4G Ivo di Batam, seperti dikutip detikFinance, Senin (7/7/2014).
Ia mencatat, dari 5 perusahaan yang ada, produksi sudah mencapai 500.000 unit per bulan atau 6.000.000 unit per tahun. Angka tersebut sudah mencapai 10% dari total ponsel impor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, kata Budi, sekarang sudah dimulai produksi ponsel pintar atau smartphone 4G di dalam negeri. Setiap bulannya, diproduksi 100.000 unit atau 1,2 juta unit per tahun. "1,2 juta unit per tahun dari produk ini itu sudah bagus," sebutnya.
Menurut Budi, pasar kalangan menengah masih cukup besar di dalam negeri. Dunia usaha bisa memanfaatkan hal tersebut.
Β
"Demand bertambah setiap tahun. Memang tidak bisa harapkan semua dari dalam negeri, tapi paling tidak untuk kelas menengah dan yang agak ke atas, bisa sedikit dipenuhi dari produksi dalam negeri," jelasnya.
(mkl/hds)











































