Adalah dua perusahaan di dalam negeri, yakni PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) dan PT Tata Sarana Mandiri (TSM), yang memproduksi ponsel canggih ini. PTSN bergerak dari sisi manufaktur dan TSM untuk desain.
Direktur TSM Sam Ali mengatakan, ponsel ini didesain khusus oleh putra putri Indonesia. Pihaknya bekerjasama dengan Pusat Mikroelektronika Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Pusat Unggulan Inovasi BWA ITB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yuk, kita lihat penampakan ponselnya:
Tampilan luar
|
|
Menggunakan layar sentuh dan berukuran sekitar 5 inci serta berat sekitar 150 gram, ponsel ini masih bisa digenggaman satu tangan.
Jeroan ponsel
|
|
Frekuensi
|
|
Harga
|
|
Presiden Direktur PTSN Abidin mengaku belum menetapkan harga pasti dari produk tersebut. Namun, smartphone yang bernama Ivo tersebut diperkirakan harganya tidak melebihi Rp 2 juta per unit.
"Kita belum launch ke pasar, mungkin nggak terlalu lama lagi. Tapi harganya nggak lebih dari Rp 2 juta," ungkap Abidin.
Ia menyebutkan, pasar yang akan dituju oleh produknya adalah kalangan menengah dan sedikit ke atas. Ini mengingat teknologi yang dimiliki berfungsi untuk memenuhi kebutuhan kelas tersebut.
"Kami menyasar kalangan menengah dan sedikit ke atas," tegasnya.
Halaman 2 dari 5










































