Menggunakan baju koko dan sarungan, Dahlan memuji kondisi kedua pabrik gula yang makin bersih, rapi, dan berkinerja baik. Kepala Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi mengatakan, di awal masa giling saat ini, rendemen tebu di pebrik gula tersebut sudah mencapai 7%, dan akan terus naik seiring datangnya musim kemarau.
"Capaian rendemen itu akan terganggu kalau hujan tidak kunjung berhenti," kata Faisal kepada detikFinance, Sabtu (19/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faisal mengatakan, selama kunjungannya, di pabrik gula Jatiroto, Dahlan diberongong pertanyaan petani tebu soal banyaknya gula rafinasi yang membanjiri pasar. Padahal gula rafinasi ini dikhususkan untuk industri. Para petani mengeluh habis-habisan.
"Memang telah terjadi pelanggaran secara terang-terangan dan terlihat kasat mata. Kok tidak ada yang menindak ya," kata Dahlan saat menjawab pertanyaan wartawan daerah di PG Jatiroto.
"Pabrik gulanya sudah mulai baik, eh, harga gulanya yang jatuh. Ini sangat memukul semangat petani untuk memajukan pertanian tebu," ujar Dahlan.
(dnl/dnl)











































