"Garuda yang jelas bentar lagi diganti," kata Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (5/8/2014).
Ia masih mencari-cari kandidat yang tepat untuk mengendalikan dan mengembangkan Garuda hingga 5 tahun ke depan. "Masih dicari-cari," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk pemilihan bos baru Garuda, Kementerian BUMN akan berkonsultasi dengan pemegang saham publik. Pasalnya, Garuda saat ini telah terdaftar sebagai BUMN yang telah terdaftar di bursa saham. "Saya harus mendengar pemegang saham satunya," jelasnya.
(feb/dnl)











































