Bila Tak Terbang Sampai Februari 2015, Merpati Akan Mati Sendiri

Bila Tak Terbang Sampai Februari 2015, Merpati Akan Mati Sendiri

- detikFinance
Rabu, 06 Agu 2014 10:57 WIB
Bila Tak Terbang Sampai Februari 2015, Merpati Akan Mati Sendiri
Jakarta - PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) sudah berhenti beroperasi sejak Februari 2014 karena kesulitan keuangan. Namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda maskapai ini akan beroperasi kembali.

Direktur Angkutan Udara Kemenhub Djoko Murjatmodjo mengatakan, bila tak ada kunjung beroperasi hingga 1 tahun, maka izin usaha dan penerbangan Merpati akan hangus. Manajemen dan Kementerian BUMN selaku pemegang saham harus mengurus perizinan untuk terbang kembali sebelum Februari 2015.

"Pokoknya kita tunggu saja kalau sampai 1 tahun nggak terbang. Dia mati dengan sendirinya," kata Djoko usai acara penutupan pos koordinasi angkutan lebaran di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (6/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Manajemen Merpati menyusun program penerbangan haji agar bisa terbang kembali dan memperoleh dana segar. Namun Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selaku regulator penerbangan memiliki pandangan berbeda. Manajemen Merpati diminya untuk fokus melayani penerbangan perintis.

"Silakan dikembangkan tapi yang realistis. Buat Merpati sebaiknya konsentrasi pada rute perintis," kata Djoko.

Selama berhenti beroperasi, manajemen Merpati jarang berkoordinasi dengan regulator. Akibatnya Kemenhub kurang mengetahui perkembangan terkini di Merpati.

"Belum ada kabar. Merpati belum ada berita apa-apa. AOC masih di-suspend," jelasnya.

Kemenhub sangat mendukung agar maskapai yang berjuluk si ekor kuning ini bisa terbang kembali. "Kita sudah sampaikan bahwa silakan beroperasi lagi, tapi persoalan keselamatan dan ketentuan penerbangan harus diikuti," ujar Djoko.

(feb/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads