Ada 12 rute penerbangan Delta yang akan terpengaruh, bila Rusia jadi menerapkan langkah tersebut. Delta merupakan maskapai pertama yang menyatakan kesiapannya mengalihkan jalur penerbangan, tetapi maskapai lainnya kemungkinan akan segera melakukan hal serupa.
"Mempertimbangkan isu geopolitik merupakan hal yang rutin di bisnis penerbangan. Kami selalu mengedepankan keselamatan dan kenyamanan para pelanggan dan awak penerbangan," sebut pernyataan resmi Delta seperti dikutip dari BBC, Jumat (8/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pemerintah Rusia dikabarkan tengah mempertimbangkan melarang maskapai AS dan negara-negara sekutunya untuk melintasi wilayah udara Negeri Beruang Merah. Upaya ini dilakukan sebagai balasan atas berbagai sanksi yang diterapkan dari AS dan para sekutunya.
Seperti dikutip dari Reuters, Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev menyebut pihaknya tengah mempertimbangkan hal itu. Medvedev menyebut keputusan final mengenai pelarangan maskapai dari AS dan Uni Eropa memang belum diambil. Namun yang pasti, Kremlin telah melarang pesawat dari Ukraina terbang di atas langit Rusia.
Maskapai murah asal Rusia, Dobrolyot, berhenti beroperasi setelah mendapat sanksi dari Uni Eropa. Selain Dobrolyot, maskapai penerbangan Rusia lainnya Aeroflot pun menunda penerbangannya.
(hds/dnl)











































