"Keputusan ini menyusul masukan adanya kemungkinan gangguan keamanan di wilayah tersebut. Kami melihat ada potensi itu karena konflik militer antara tentara Irak dengan kelompok ISIS (Islamic State of Iraq and Syria)," sebut pernyataan tertulis Etihad yang diterima Jumat (8/8/2014).
Etihad, lanjut pernyataan tersebut, mengambil langkah itu atas pertimbangan keselamatan penumpang dan awak pesawat. "Kami akan terus memonitor perkembangan situasi keamanan sebelum kembali menjadwalkan penerbangan dari dan ke Erbil," kata pernyataan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Calon penumpang yang sudah memesan penerbangan ke Erbil disarankan untuk menghubungi perwakilan Etihad terdekat. Informasi lebih lanjut bisa diakses di situs www. etihad.com.
(hds/dnl)











































