Rencana pengalihan rute ini sempat diperkirakan akan mengganggu penerbangan menuju Eropa dan Amerika Serikat (AS). Namun Kuwait Airways sudah menyiapkan jalur perjalanan alternatif.
"Rute alternatifnya akan terbang melalui wilayah udara Iran, Arab Saudi, dan Mesir," kata keterangan tertulis yang dikutip AFP, Senin (11/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini ditiru oleh maskapai lain di dunia. British Airways menyatakan tidak akan terbang di atas wilayah udara Irak lagi, sama halnya dengan Lufthansa, Austrian Airlines, juga Swiss.
Maskapai lain yang juga melakukan hal yang sama adalah Air France, Emirates, KLM Royal Dutch Airlines, dan Virgin Atlantic sejak dua pekan lalu.
(ang/hds)











































