"Saya secara jujur saya tidak pernah mendaftarkan. Mereka (yang mencalonkan) mempunyai hak, saya menghormati," kata Johnny usai menemui Menteri Perindustrian MS Hidayat, di kantor Kementerian Perindustrian, Jl Gatot Subroto, Senin (1/9/2014).
Johnny Darmawan digadang-gadang akan mengisi salah satu posisi menteri di pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih 2014-2019, Joko Widodo-Jusuf Kalla. Ketua Umum Penyelenggara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014 ini masuk dalam daftar 88 besar Seleksi Menteri detik.com.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut saya biarkanlah berlalu, masih banyak orang yang lebih pintar, yang lebih layak menjadi menteri," tambahnya yang kini menjadi praktisi dan pengamat Otomotif ini.
Namun, apabila presiden langsung menunjuk dirinya menjadi Menteri Perindustrian, apakah Johnny siap?
"Kalau ditanya siap nggak siap itu tergantung. Jalanin pemerintahan itu nggak gampang, tidak seperti menjalankan perusahaan," tutupnya.
Hari ini, Perwakilan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yaitu Johnny Darmawan dan Sudirman MR mendatangi Kantor Kemenperin. Mereka mengundang MS Hidayat untuk membuka IIMS, September 2014.
"Kami bicarakan mengenai IIMS tanggal 18-28 September 2014. Kita ingin beliau (MS Hidayat) hadir, kita nggak tahu yang buka siapa," kata Johnny.
Dikatakan Johnny, ada banyak perbaikan yang dilakukan pada pameran yang digelar tahunan ini. Di tahun ini, luasan pameran yang digelar JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat ini bertambah menjadi 83.000 meter persegi, sedangkan tahun lalu hanya 75.000 meter persegi.
"Lalu peserta pameran meningkat. Tahun lalu 310, sekarang 322. Itu terutama industri pendukungnya meningkat. Mereknya hampir sama," kata Johnny.
Ia tidak menyebut berapa target transaksi dari pameran tahun ini, begitu juga tahun lalu.
"Kita tidak memikirkan target. Kita belum tahu. Kita harapkan exhibitor itu bisa menjual sebanyak-banyaknya," kata Johnny.
Pertemuan berlangsung dari pukul 10.00-11.00 WIB. MS Hidayat didampingi oleh Direktur Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Budi Darmadi.
(zul/hen)











































