Kerugian terjadi pasca insiden menghilangnya MH370 dan meledaknya MH17 akibat rudal di perbatasan Ukraina. Maskapai yang dulu jadi kebanggaan negara Malaysia ini sudah menderita rugi dalam beberapa tahun ke belakang.
MAS memang sudah kesulitan menghadapi persaingan dengan maskapai lain di regional terutama low cost carrier (LCC) yang semakin menjamur. Akhirnya, demi menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan, MAS akan melakukan program restrukturisasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan dana Rp 20 triliun tersebut, MAS akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 6.000 karyawan. Sehingga total karyawannya nanti hanya 14.000 dari sebelumnya 20.000.
MAS juga akan menutup rute-rute yang tidak terlalu menguntungkan sambil mencari CEO baru sampai akhir 2014 ini. Khazanah juga mempertimbangkan untuk melepas sebagian saham MAS kepada investor strategis dari pihak swasta demi restrukturisasi.
Saat ini Khazanah Nasional menguasai 70% saham MAS. Awal Agustus lalu, perusahaan investasi milik negara Malaysia itu berniat mengambil alih sisa saham MAS yang dipegang beberapa investor di pasar modal.
(ang/dnl)











































