"Kita akan terus usahakan agar produksi minyak sawit Indonesia itu berkelanjutan atau sustainable palm oil. Setelah dia (petani sawit) mendapatkan sertifikat internasional, beberapa buyer (pembeli) memberikan premium sharing kepada petani lewat perusahaan yang menjual minyak sawit mereka. Sampai saat berhasil dikumpulkan US$ 220 ribu atau Rp 2,5 miliar untuk produk sawit petani lewat Asian Agri," papar Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (2/09/2014).
Pembagian premi dilakukan oleh General Manager Asian Agri Freddy Wijaja. Premi diserahkan secara simbolis kepada empat perwakilan Koperasi Unit Desa (KUD) dari provinsi Riau dan Jambi yang telah memperoleh sertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayu mengungkapkan kelapa sawit merupakan produk agrobisnis unggulan Indonesia. Menurut catatan Kementerian Perdagangan, nilai ekspor minyak sawit mentah (CPO) Indonesia mencapai US$ 16,5 miliar setiap tahun dan pemerintah optimistis tahun ini ekspor CPO mencapai US$ 18,5 miliar.
(wij/hds)











































