MS Hidayat Siap Jelaskan Program Mobil Murah ke Tim Transisi Jokowi

MS Hidayat Siap Jelaskan Program Mobil Murah ke Tim Transisi Jokowi

- detikFinance
Selasa, 02 Sep 2014 15:04 WIB
MS Hidayat Siap Jelaskan Program Mobil Murah ke Tim Transisi Jokowi
Jakarta - Mulai hari ini tim transisi Jokowi-JK mulai bergerilya menemui perwakilan pemerintah. Rencananya tim tersebut juga akan mendatangi Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat untuk menggali informasi terkait sektor industri.

Mantan Ketua Umum Kadin ini juga terbuka untuk menjelaskan apa saja soal industri termasuk soal kebijakan program mobil murah atau Low Cost Green Car (LCGC) kepada Tim Transisi. Bidang otomotif termasuk sektor unggulan bidang industri.

"Saya persilakan saja mereka mendiskusikan dan nanti kami akan mempresentasikannya," kata Hidayat di kantornya, Selasa (2/9/2014)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hidayat mendapat kabar bawah kementerian perindusrian akan didatangi oleh Tim Transisi Jokowi-JK. "Minggu ini atau minggu depan dan kita sudah siapkan hal-hal yang sedang berjalan dan harus diselesaikan dan yang menjadi impian kita untuk menumbuhkan industri," katanya.

Selain otomotif, pihaknya juga akan memaparkan berbagai program kementeriannya yang bisa diselesaikan atau diteruskan oleh pemerintahan baru.

"Ada elektronika dan kami juga sedang mengembangkan industri baja dan industri dasar, petrokimia yang mensubstitusi impor," katanya.

Khusus sektor otomotif, tahun ini kementerian perindustrian menargetkan ekspor mobil mencapai 200.000 unit ke berbagai negara atau naik 15% dari 2013. Tahun lalu Indonesia mampu mengekspor 173.000 unit mobil.

"200.000, kalau sekarang baru 60.000. Dan kebanyakan sekarang CBU (utuh) dan nanti juga plus industri ekspor CKD (terurai). Termasuk sedan mulai ekpor, dan jangan lupa mobil-mobl kecil itu dalam negeri dan komponennya berkembang dan sudah ada enam industri komponen," katanya.

Target ekspor mobil sebanyak 200.000 merupakan 15% dari total produksi mobil yang mencapai 1,3 juta unit. Mobil yang diekspor didominasi jenis Super Utility Vehicle (SUV) dan Multi Purpose Vehicle (MPV), termasuk jenis LCGC.

Mobil buatan dalam negeri diekspor ke 60-70 negara di Amerika Latin, ASEAN, dan beberapa di Timur Tengah, dan Afrika.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads