Jokowi Diminta Perhatikan Industri Penerbangan Nasional

Jokowi Diminta Perhatikan Industri Penerbangan Nasional

- detikFinance
Jumat, 05 Sep 2014 16:52 WIB
Jokowi Diminta Perhatikan Industri Penerbangan Nasional
Jakarta - Asosiasi Perusahan Penerbangan Nasional Indonesia atau INACA meminta komitmen pemerintahan presiden terpilih Joko Widodo untuk memperhatikan industri penerbangan. Hal itu dibutuhkan dalam menghadapi ASEAN Open Sky Policy 2015.

"Industri penerbangan sangat berat. Terutama menjelang pemberlakuan ASEAN Open Sky Policy 2015 dan juga belum siapnya industri strategis aviasi nasional dalam mendukung bisnis penerbangan," papar Ketua Umum INACA Arif Wibowo di Jakarta, Jumat (8/9/2014).

Sejauh ini, lanjut Arif, pihaknya belum melihat keseriusan pemerintah terhadap industri penerbangan nasional. Padahal sebagai negara kepulauan, industri penerbangan merupakan industri strategis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejumlah persoalan krusial yang dihadapi perlu kebijakan pemerintah yang betul-betul pro airlines. Seperti persoalan depresiasi nilai rupiah yang semakin membebani biaya operasional, meroketnya harga avtur, bea masuk suku cadang pesawat yang tinggi, hingga pelaksaan audit dan fasilitas kebandaraan," tuturnya.

Menurutnya, di dalam proses transisi pergantian pemerintahan ini, pihaknya meminta keseriusan dengan adanya kebijakan yang lebih berpihak bagi bisnis airlines.

"Dengan adanya kebijakan yang lebih berpihak bagi pelaku usaha bagi bisnis airlines maka akan meningkatkan daya saing penerbangan nasional dalam menghadapi ASEAN Economic Community 2015 sehingga mendorong tumbuhnya industri strategis di sektor penerbangan," ungkapnya.

(edo/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads