PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA) menawarkan pengunduran diri sukarela kepada 1.000 pegawainya. Pengurangan pegawai dilakukan dalam rangka efisiensi.
Setelah pegawai dikurangi, Bentoel akan menyetop produksi 8 pabrik dari total 11 pabrik milik perusahaan. Jadi hanya tiga pabrik saja yang akan beroperasi.
"Sekarang ini kita ada 11 (pabrik), nanti hanya beroperasi tiga saja," kata Head of Corporate & Regulatory Affairs Bentoel Group Shaiful Bahari Mahpar ketika dihubungi detikFinance, Selasa (9/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski nanti hanya tiga pabrik saja yang beroperasi, Shaiful memastikan produksi rokok Bentoel tahun ini tidak akan berkurang. Produksi tiga pabrik tersebut akan dioptimalkan.
"Produksi tahun ini tidak akan berkurang karena rencana ini. Dari tiga pabrik ini masuk cukup untuk mengejar produksi," jelasnya.
Shaiful mengatakan, rencana penghentian beberapa pabrik ini tidak disambut negatif oleh pegawai Bentoel. Pasalnya, pengunduran diri pegawai ditawarkan secara sukarela bukan paksaan.
"Ini sukarela. Boleh menerima, boleh tidak. Kita beri waktu sampai besok (Rabu) sore. Jumlahnya akan kami umumkan paling cepat Kamis pagi," katanya.
Pegawai yang ditawari untuk mengundurkan diri itu merupakan karyawan tetap yang bekerja di 11 pabrik Bentoel tersebut. Pabrik-pabrik ini merupakan produsen sigaret kretek mesin (SKM).
(ang/dnl)











































