Kedatangan Taiyoung untuk menjajaki sejumlah rencana investasi dari pengusaha Korsel di Jabar, termasuk rencana pembangunan pabrik ponsel Samsung di Cikarang, Jabar.
"Indonesia dan Korea punya hubungan baik, sehingga kami ingin meningkatkan lagi ke depannya dengan melakukan kerjasama khususnya dengan Jabar. Kita sedang mencari peluang itu," ujar Taiyoung usai pertemuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang kita bicarakan, salah satunya investasi Samsung. Itu masih dibahas," katanya. Namun sejauh mana prosesnya ia masih belum bisa menjelaskan lebih lanjut.
Dalam pertemuan itu Taiyoung meminta agar Jabar dapat menciptkan kondisi dan suasana yang kondusif untuk berinvestasi. "Kalau mau memanggil investasi dari Korea harus siapkan lingkungan investasi yang baik," katanya.
Menurut Taiyoung Jabar memiliki kelebihan dengan provinsi lain karena letaknya yang berdekatan dengan DKI Jakarta. "Secara logistik menguntungkan," katanya.
Sementara itu, Gubernur Jabar Aher menyatakan bahwa Korsel meminta supaya Jabar bisa menjaga rasa nyaman investor.
"Supaya demo terkendali, karena ada demo, sweeping itu merugikan industri, karena berhenti. Mereka meminta ketika ada aspirasi sampaikan tanpa perlu demo," tutur Aher.
Selama ini menurutnya investasi Korsel di Jabar tidak ada masalah. Aher menyebut, ada rencana Samsung membuka investasi di Jabar. "Iya, Samsung akan ada investasi terbaru di Cikarang," ungkapnya.
Sebelumnya Menteri Perindustrian MS Hidayat memastikan Samsung akan menambah investasinya melalui pabrik telepon seluler (ponsel).
(tya/hen)











































