Potensi kerugian sebesar itu akan memangkas laba bersih perusahaan tahun ini. Kerugian yang didapat juga tidak hanya material tapi juga citra Air France di mata penumpang.
"Imbasnya di tahun ini adalah adanya potensi kerugian sekitar 500 juta euro," kata Direktur Keuangan Air France Pierre-Francois Riolacci, seperti dikutip AFP, Rabu (8/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini maskapai terbesar kedua di Eropa itu akan berusaha untuk memperbaiki citra dan reputasinya di mata pelanggan untuk meminimalisir potensi kerugian tersebut sampai akhir tahun ini.
"Kami juga bisa sedikit melakukan penghematan (seperti bahan bakar) karena ada beberapa pesawat yang tidak terbang," ucapnya.
Sebelumnya, Air France sudah mengumumkan kerugian sekitar 200 juta euro akibat aksi mogok kerja ini. Serikat kerja pilot maskapai ini mogok kerja, karena Air France berencana mengembangkan maskapai murah (low cost carrier) Transavia, selaku anak usahanya.
Para pilot yang bergaji 250.000 euro per tahun ini khawatir adanya maskapai baru ini bisa merusak jam terbang mereka dan bahkan berujung kepada PHK.
(ang/dnl)










































