Bos Panasonic Usul Produk Industri Lokal Tak Kena Pajak Barang Mewah

Bos Panasonic Usul Produk Industri Lokal Tak Kena Pajak Barang Mewah

- detikFinance
Senin, 13 Okt 2014 20:04 WIB
Bos Panasonic Usul Produk Industri Lokal Tak Kena Pajak Barang Mewah
Jakarta - Kalangan pengusaha meminta pemerintahan baru melakukan harmonisasi tarif pajak, salah satunya menghapuskan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk produk industri lokal seperti elektronika hingga otomotif. Tujuannya agar industri dalam negeri bisa berkembang dan berdaya saing tinggi dengan produk impor.

"Industri kita atau pengusaha itu malas untuk mengembangkan hilirisasi, membuat produk yang ada nilai tambah, menciptakan teknologi yang maju," kata Presiden Komisaris PT Panasonic Gobel Indonesia Rachmat Gobel, ditemui di Hotel Shangri-La, Senin (13/10/2014).

Rachmat mengatakan harga barang impor jauh lebih murah dibandingkan memproduksi sendiri, hal inilah yang menyebabkan industri nasional tidak bisa maju dan bersaing dengan industri negara lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lebih baik impor, murah daripada buat sendiri. Makanya kami menyarankan agar pemerintah melakukan harmonisasi tarif, seperti penghapusan PPnBM. Anda pikir industri otomotif kita yang sudah bisa ekspor itu berkembang baik di Indonesia? kita masih kalah sama Thailand, karena komponen otomotif yang bisa diproduksi di Indonesia hanya 40% saja, bandingkan dengan Thailand yang mencapai 80%," ungkapnya.

Selain harmonisasi tarif, agar industri bisa bersaing ketat, pemerintah diharapkan dapat memberikan insentif lainnya misalnya bunga kredit yang murah untuk segmen korporasi. Saat ini bunga kredit untuk komersial bisa mencapai 12-13% per tahun.

"Harapan kita pemerintahan yang akan datang ini melihat kondisi industri kita sekarang, apalagi sebentar lagi kita memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, jujur kondisi kita (industri-industri dalam negeri) belum siap," tutupnya.

(rrd/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads