Hal ini juga dirasakan Direktur Utama Merpati Capt. Asep Ekanugraha. Meski tak gajian 10 bulan, Asep masih bekerja untuk membangkitkan Merpati supaya bisa terbang lagi pasca setop operasi Februari 2014.
"Setahun nggak gajian. Pengorbanan kita sudah luar bisa. Perjuangan kawan-kawan banyak berjuang demi harapan," kata Asep usai acara sertijab Menteri Perhubungan di Gedung Mataram, kantor Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (30/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kosistensi dari pemerintah harus riil. Apa yang dikorbankan semua pihak, banyak pihak yang berkorban, nggak boleh sampai gagal," jelasnya.
Asep mengaku ia dan beberapa karyawan Merpati saat ini masih aktif bekerja untuk menyusun program penyelamatan maskapai pelat merah ini.
"Kita setop operasi tapi perusahaan masih eksis. Kita kerjaan restrukturisasi dan revitalisasi. Itu pengorbanan bagi karyawan. Yang masih kerja level VP, legal, corsec, finance, komersil," jelasnya.
(feb/ang)











































