Hampir sepanjang hari, kegiatan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti hanya dilakukan di ruang kerjanya di Gedung Mina Bahari I, Kantor Pusat Kementerian Kelautan Perikanan (KKP), Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat.
Hingga pukul 16.15 WIB, Susi keluar kantor untuk menuju DPD, di sana Susi sempat membuat heboh, Senayan.
Susi mengawali kerja hari ini, datang ke kantor tepat pukul 06.00 WIB. Susi yang hari ini mengenakan pakaian kebaya putih, berselendang batik dan bercelana bahan hitam panjang dengan rambut terurai langsung menuju lantai 7.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Susi dijadwalkan bertemu dengan pimpinan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Gedung Nusantara V, Senayan Jakarta. "
Saat bertemu dengan para anggota DPD, Susi Pudjiastuti memaparkan uneg-uneg di hadapan anggota DPD. Dia menceritakan petualangannya selama 10 hari menjabat sebagai menteri dan menemukan berbagai temuan mencengangkan.
"Kita punya laut begitu luas tapi hanya ada 70 kapal patroli, dan yang berfungsi hanya 10? I've no idea for this! Kepala saya campur aduk! How can we...argh bikin saya speechless," ujar Menteri Susi.
Ia juga kaget karena Indonesia masih mengizinkan negara lain mengambil ikan dari perairan negeri ini. Padahal Indonesia kesulitan untuk mencari ikan di perairan asing.
"Lalu kalau saya mau keluarkan kebijakan, apa harus izin DPR dulu? Saya dengar katanya mau bikin kebijakan itu izinnya sampai 2 tahun. Lalu lima tahun saya bisa ubah apa? Ugh! Saya tak habis pikir, untuk rakyat kok izinnya lama," kata Susi.
Saat sesi tanya jawab, seorang anggota DPD pun menyatakan kekagumannya. Menurut dia seharusnya para birokrat memiliki mental seperti Susi.
"Ternyata Ibu Susi lebih cantik aslinya ketimbang di televisi," tambah anggota DPD asal Gorontalo Asmawatie.
Wakil Ketua Komite II Mawardi pun ikut memuji Susi. "Kalau lihat gaya bicara Ibu itu mirip Gus Dur. Saya Gusdurian, jadi respect dengan gaya Ibu," ungkap Mawardi yang berpeci hitam itu.
(wij/hen)











































