Jual Senjata Hingga ke Afrika, Pindad Bidik Omzet Rp 2,5 Triliun

Jual Senjata Hingga ke Afrika, Pindad Bidik Omzet Rp 2,5 Triliun

- detikFinance
Kamis, 06 Nov 2014 18:14 WIB
Jual Senjata Hingga ke Afrika, Pindad Bidik Omzet Rp 2,5 Triliun
Aneka senjata buatan Pindad (Foto: Feby/detikFinance)
Jakarta - PT Pindad (Persero) membidik pendapatan alias omzet sebesar Rp 2,5 triliun di 2015. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) produsen senjata itu akan meningkatkan porsi penjualan komersilnya.

Menurut Plt Dirut Pindad Tri Hardjono, perusahaan pelat merah itu membidik penjualan sebesar Rp 2 triliun di akhir 2014. Sedangkan porsi penjualan komersilnya masih sekitar 18-25% dari total penjualan.

"Penjualan selama ini pasarnya Asia, Amerika Selatan, dan Afrika. Tapi kebanyakan yang beli sekitar Asia," katanya di Jakarta, Kamis (6/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahun depan, Pindad juga akan terus memproduksi senjata, dari ukuran kecil seperti 14,5 mm sampai ukuran besar seperti 90 mm, 105 mm, 120 mm dan meriam-meriam lainnya.

Selama ini sebanyak 80% pangsa pasar Pindad adalah militer Indonesia. Sehingga harus ada perubahan porsi penjualan demi menghadapi pasar bebas ASEAN (MEA).

Salah satu yang dilakukan Pindad adalah mengajak kerjasama beberapa produsen alat pertahanan Eropa. Dengan kerjasama itu, produk Pindad bisa dipasarkan oleh produsen Eropa seperti Saab, Cockerill Maintenance & Ingenierie (CMI), dan Rheinmetall Land System (RLS).

"Kalau mengandalkan pasar dalam negeri pasti enggak akan besar, walaupun naik cepat tapi bisa jadi stagnan. Kebutuhan latihan, kebutuhan perang akan mentok segitu," ujarnya.

(ang/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads