Temui JK, Gaikindo Berharap Produksi Mobil LCGC Berlanjut

Temui JK, Gaikindo Berharap Produksi Mobil LCGC Berlanjut

- detikFinance
Rabu, 12 Nov 2014 15:04 WIB
Temui JK, Gaikindo Berharap Produksi Mobil LCGC Berlanjut
Jakarta - Budaya menggunakan transportasi publik untuk beraktivas di Indonesia khususnya Jakarta masih tergolong rendah. Hal ini karena kurangnya transportasi publik yang memadai, sehingga orang memilih kendaraan pribadi.

"Saat ini kita mengetahui, tidak ada pilihan bagi masyarakat kalau ingin berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Kalau tidak ada transportasi umum, jadi pakai transportasi pribadi," kata Ketua Gaikindo Sudirman MR usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di kantor Wapres, Jl Veteran, Jakpus, Rabu (12/11/2014).

Sudirman mengatakan, di negara-negara maju, perkembangan transportasi publik tak berpengaruh pada penjualan kendaraan pribadi. Karena itu, ia tak merisaukan berbagai kebijakan yang dibuat Pemprov DKI yang semakin mendorong warga meninggalkan kendaraan pribadi, dan beralih ke transportasi publik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masyarakat yang punya kemampuan membeli kendaraan, tetap membeli kendaraan untuk keperluan yang lain," sambungnya.

Berbicara soal transportasi publik tak bisa dilepaskan dari kebijakan low cost green car (LCGC) yang dibuat pemerintahan sebelumnya yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebagai produsen mobil, Gakindo tetap berharap kebijakan ini dilanjutkan Jokowi.

"β€ŽKami harapkan karena ini kebijakan pemerintah, kami harapkan konsistensi. Jadi kami inginnya lanjut terus seperti ini," ujar Sudirman.

Atasannya, 13% dari total penjualan mobil yang mencapai 1,2 juta unit, disumbang oleh LCGC. Padahal, saat Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI, kebijakan ini sempat ditentang karena dinilai akan meningkatkan daya beli masyarakat karena harga murah dan menyulitkan keinginan Pemprov mendorong orang ke transportasi massal.

Tak ingin berkonflik dengan pemerintah daerah, Sudirman mengatakan, seharusnya Gaikindo diikutkan dalam dengar pendapat pemerintah agar dapat melihat dari sisi produsen kendaraan.

"β€ŽKalau bisa kami berharap pada pemerintah setiap kebijakan yang dikeluarkan Gaikindo diajak untuk berdiskusi jadi lebih umum melihatnya," pungkas Sudirman.

(bil/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads