Hari ini, di depan kepala daerah di Kupang, Saleh mengaku prihatin terhadap perkembangan industri di daerahnya yang dinilai kurang maju padahal saat ini ada putra daerah NTT yang dipercaya menduduki posisi Menperin.
"Masa Menperin dari NTT tapi industri di NTT tak maju. Itu keterlaluan," kata Saleh di depan kepala daerah di Kupang, NTT, Sabtu (15/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya membawa ahli untuk beri pelatihan kepada saudara-saudara kita," jelasnya.
Memakai baju batik berwarna putih, Saleh menyerahkan bantuan secara simbolis. Bantuan yang diserahkan berupa mesin jahit dan mesin tenun yang berharga Rp 70 juta per unit.
Bantuan ini diserahkan kepada kelompok-kelompok yang ada di 4 kabupaten melalui kepala daerah. Hadir menyaksikan pemberian bantuan itu ialah Gubernur NTT Frans Lebu Raya.
Sementara itu Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah (IKM) Kemenperin Busharmaidi yang ikut mendampingi kunjungan Saleh menjelaskan pelatihan akan diberikan selama 5 hingga 10 hari kepada kelompok penerima bantuan. Mesin yang diberikan merupakan bantuan yang didanai oleh Kemenperin.
"Mereka yang diberi bantuan diberi pelatihan selama 5-10 hari," ujarnya.
(zul/feb)











































